Text
PENGARUH LATIHAN ROM PASIF TERHADAP KEKUATAN OTOT EKTREMITAS BAWAH PADA PASIEN STROKE
Karya Tulis Ilmiah, Juni 2025
Meisy fiska Aryanti ([email protected])1 Sukardi Sugeng Rahmad
([email protected])2
Pengaruh Latihan ROM Pasif Terhadap Kekuatan Otot Ekstermitas Bawah Pada Pasien Stroke
Abstrak
Latar Belakang : Stroke adalah penyakit pembuluh darah otak,Hal ini terjadi ketika pasokan darah ke otak berkurang atau terhambat karena hal-hal tertentu yang mengarah ke kurangnya kadar oksigen dalam sel-sel otak secara mendadak. Dalam beberapa menit sel - sel otak bisa rusak dan hilang fungsinya. Kerusakan otak ini mempengaruhi fungsi tubuh yang dikendalikan oleh bagian sel-sel otak yang rusak (Ferawati 2020).
Tujuan penelitian: Mengetahui pengaruh latihan ROM pasif terhadap kekuatan otot pada pasien stroke,untuk mengetahui kekuatan otot sebelum dan sesudah dilakukan ROM pasif.
Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan design pra eksperimental dengan pendekatan one group pretest and posttest design. Dengan Sample sebanyak 20 responden stroke menggunakan Teknik Accidental sampling, data dikumpulkan menggunakan lembar observasi latihan ROM Pasif yang telah divalidasi. Uji analisis menggunakan Wilcox on sign rank test.
Hasil penelitian: dari hasil penelitian kekuatan otot sebelum dilakukan latihan ROM pasif pada pasien stroke yang paling banyak yaitu skala buruk 10 responden dengan presentase 50 %, kekuatan otot setelah dilakukan latihan ROM pasif pada pasien stroke yang paling banyak yaitu skala sedang 10 responden dengan presentase 50%, dan hasil uji di dapatkan p-value 0.713 (a ≤ 0,05) sehingga dapat disimpulkan tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara latihan ROM pasif dengan kekuatan otot pada pasien stroke.
Kesimpulan : Dari hasil penelitian ini Tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara latihan range of motion pasif dengan kekuatan otot pada pasien stroke. Dengan nilai p- value 0.713 (a ≤ 0,05)
Kata kunci : Latihan ROM Pasif, kekuatan otot, stroke.
Tidak tersedia versi lain