Text
HUBUNGAN STRES DENGAN SIKLUS MENSTRUASI PADA MAHASISWI TINGKAT AKHIR
Karya Tulis Ilmiah, Juni 2025
Muizzah Frasdianti ([email protected])¹, Reni Purbanova ([email protected])²
Hubungan Stres Dengan Siklus Menstruasi Pada Mahasiswi Tingkat Akhir
Abstrak
Latar Belakang : Mahasiswi tingkat akhir sering menghadapi tekanan akademik yang tinggi, seperti penyusunan tugas akhir, yang dapat memicu stres. Stres merupakan salah satu faktor psikologis yang dapat mengganggu keseimbangan hormonal dan memengaruhi keteraturan siklus menstruasi.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dengan siklus menstruasi pada mahasiswi tingkat akhir di STIKES Tujuh Belas Surakarta, untuk mengidentifikasi tingkat stres responden dan untuk mengidentifikasi siklus menstruasi responden
Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik observasional dan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 30 mahasiswi tingkat akhir yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner DASS 42, khususnya 14 item yang mengukur tentang stres dan kuesioner siklus menstruasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square.
Hasil Penelitian : Sebanyak 60% responden berada pada tingkat stres normal, terdapat 63,3% responden memiliki siklus menstruasi normal. Uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan siklus menstruasi p-value 0,018 (α≤ 0,05).
Kesimpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara stres dengan siklus menstruasi pada mahasiswi tingkat akhir.
Kata Kunci : Stres, siklus menstruasi, mahasiswi tingkat akhir.
Tidak tersedia versi lain